Klik Me...

Featured Video

Rabu, 04 Juli 2012

malam nishfu sya'ban, akhir catatan amal tahunan

Nishfu sya’ban berarti malam pertengahan bulan sya’ban. Bisa diartikan sebagai malam purnama pada bulan sya’ban. Seringkali kita mendengar istilah ini, namun kita tidak mengetahui hal-hal menarik yang ada mengenai malam ini. Bagi kita, seringkali mendapatkan SMS yang berisikan permintaan maaf saat nishfu sya’ban atau menjelang nishfu sya’ban. Memang, hal ini tidaklah mengherankan. Karena pada malam nishfu sya’ban, amal perbuatan kita pada satu tahun belakangan ini akan ditutup, dan akan digantikan dengan lembaran catatan amal yang baru. Lalu mengapa kita meminta maaf?? Yah, kita sudah tahu, impian seorang muslim adalah khusnul khotimah. Jadi, disini catatan amal kita selama setahun ini kita ibaratkan saja dengan hidup kita. Kita tahu, Jika hidup kita berakhir dengan khusnul khotimah dan kalimat terakhir kita adalah laa ilaaha illallaah, maka neraka diharamkan atas kita, begitupun dengan perbuatan kita selama setahun ini. Jika dari awal tahun hingga menjelang akhir tahun kita hanya mengisinya dengan menyakiti orang lain, lalu saat penutupan amal kita kita mendapatkan maaf dari teman-teman ataupun orang-orang yang telah kita sakiti, maka, akhir tahun yang “khusnul khotimah” akan kita dapatkan. Hehehehehe... (ini alasan yang paling tepat bagi orang-orang yang sukanya menyakiti orang lain sepanjang tahun. xixixixixixi)
chubby angel...

          Lalu kapan catatan amal kita ditutup dan kapan pula catatan amal kita diganti dengan yang baru lagi?? Dalam islam, kita semua tahu, bahwa hari dimulai saat menjelang malam. Tepatnya adalah setelah ashar. Jika dalam novel Lynn Sholes kita mengenal istilah malaikat Fumriel, sang malaikat jam sebelas (malaikat yang menguasai waktu pukul sebelas), maka dalam islam, kita mempunyai lebih banyak lagi malaikat yang hebat dengan tugas-tugasnya yang sangat hebat pula. Salah satunya adalah malaikat pencatat amal harian kita, yang saling bergantian mencatat segala amal perbuatan kita. Masing-masing dari mereka mempunyai waktu kerja sendiri-sendiri. Istilah kerennya mempunyai shift jaga masing-masing. Dan mereka bergantian naik-turun ke langit, sesaat setelah waktu ashar tiba. Tentunya dengan membawa catatan amal perbuatan kita sehari ini. Lalu apa hubungannya dengan nishfu sya’ban??
Sabar leh sabarrrrr........
Karena nishfu sya’ban adalah hari terakhir dalam pencatatan amal kita selama satu tahun, maka tepat pada sore hari itu, setelah ashar tiiiiiiit, buku amal kita dibawa naik ke langit dan disetorkan ke pihak yang berwenang. (kabarnya sih di lauh al mahfudtz)..
nishfu sya'ban....

          Nah, setelah ganti shift, malaikat yang turun ke bumi untuk menggantikan malaikat yang tadi, juga membawa buku catatan amal untuk hari berikutnya. Namun seperti yang telah dijelaskan dengan tidak jelas dibagian atas itu, karena nishfu sya’ban adalah akhir dari catatan amal tahunan, maka malaikat yang turun setelah ashar membawa lembaran buku catatan amal untuk setahun yang akan datang. Hemmmm.... jadiiii.... kesimpulannya, saat ashar berkumandang pada sore menjelang nishfu sya’ban, catatan amal kita setahu kemarin ditutup, dan, dimulailah catatan amal kita untuk setahun yang akan datang, dan ditutup nanti saat ashar berkumandang dimalam menjelang nishfu sya’ban tahun yang akan datang..
fallen angel...

          Nah, dari uraian yang tidak jelas tersebut, saia sebagai orang keren disini mengajak semua yang membaca, untuk segera meminta maaf pada orang-orang yang telah kita sakiti, kepada binatang-binatang yang kita aniaya, kepada ayam-ayam yang menjadi korban keganasan kita, kepada kambing-kambing yang kita mutilasi, kepada bebek-bebek yang terpanggang karena ulah kita, kepada semut-semut yang mati terinjak, kepada lalat-lalat yang kita iming-imingi saat kita melet-melet maem es krim, kepada anak-anak sapi yang menjadi yatim piatu karena orang tuanya kita makan, kepada siapapun yang telah kita sakiti,dan satu lagi, bagi siapapun yang mempunyai salah kepada saia, kalian semua telah saia maafkan jauh sebelum meminta maaf pada saia, dan jika saia mempunyai salah kepada kalian, simpan saja sebagai kenang-kenangan.. okeee.... Gomen Nasaiiiiiii.......... moshimoshi....

1 komentar:

  1. Tidaka ada istilah TUTUP BUKU AMALAN kecuali saat mati
    QS 15:99

    tidak ada dalil Rasulullah maupun ayat Qur'an yg mengucapkan "Buku amalan ditutup" atau mengarah kesana

    BalasHapus

Mungkin Anda Juga Harus Baca

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...